fbpx

Essential Oil : Pengertian dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Essential oil atau minyak atsiri adalah minyak murni dari ekstrak tumbuhan. Pembuatannya melalui proses penyulingan dan pengepresan dari berbagai bagian dari tanaman seperti bunga, kulit kayu, daun maupun buah. Hal tersebut dilakukan untuk menangkap senyawa bermanfaat dan menghasilkan aromaterapi.

Membutuhkan proses panjang untuk menghasilkan essential oil. Diperlukan beberapa kilogram tanaman untuk menghasilkan satu botol essential oil dan wajib dikemas dalam botol kaca gelap.

Apakah Essential Oil Sangat Baik Bagi Kesehatan?

Aromaterapi adalah praktik dari penggunaan minyak minyak atsiri untuk mendapatkan manfaat terapeutik-nya. Aromaterapi sudah digunakan selama berabad – abad lamanya.

Saat kamu mencoba untuk menghirup aromaterapi, molekul dari aroma dalam minyak atsiri akan bergerak dari saraf penciuman dan langsung mempengaruhi pusat emosi otak.

Manfaat lain dari minyak atsiri adalah bisa diserap oleh kulit. Seorang terapis mungkin menambah satu hingga dua tetes untuk membantu otot di tubuh yang tegang selama memijat. Selain itu dengan men-diffuse essential oil lavender akan memberikan kenyamanan saat menghirup aromanya.

Menurut penelitian menjelaskan manfaat dari essential oil adalah dapat membunuh beberapa jenis bakteri tertentu lebih baik dari pada antibiotik, namun kembali lagi ke metabolisme tubuh masing – masing.

Manfaat yang di dapat jika menggunakan minyak atsiri antara lain adalah menghilangkan sakit kepala/migrain, kegelisahan, depresi, mual, dapat membuat tidur menjadi lebih berkualitas, menambah atau mengurangi nafsu makan. Kemudian dapat menghilangkan bekas jerawat, menghilangkan sakit datang bulan, dan masih banyak lainnya.

Waktu yang Tepat Pakai Produk Anti-Aging

Penuaan kulit menjadi momok menakutkan bagi perempuan. Itulah mengapa, kini produk anti-aging kini kian laris di pasaran.

Sesuai namanya, produk anti-aging merupakan produk yang bertujuan memperlambat atau mengurangi tanda-tanda penuaan. Tanda penuaan yang biasanya dapat terlihat jelas di kulit. Tak jarang, hal ini membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Itu sebabnya, banyak yang rela membeli dan memakai produk anti-penuaan.

Namun, ketakutan mengalami penuaan kulit membuat banyak orang terlalu cepat memakai produk anti-aging. Lantas, pada usia berapakah waktu yang tepat memakai produk anti-aging?

Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK memaparkan bahwa sebaiknya, produk anti-aging digunakan saat memasuki awal usia 30-an. Pada usia inilah tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan mulai muncul.

“Semakin awal produk anti-aging ini digunakan, semakin baik hasil yang akan dibawa. Namun, memakainya di awal usia 20-an tidak akan berdampak signifikan karena kulit pada usia itu belum membutuhkannya,” jelas dokter Dikki.

Selain dari usia, Anda juga dapat melihat tanda-tanda penuaan di kulit Anda sebagai sinyal untuk menggunakan produk anti-aging.

“Seperti munculnya kerutan di sekitar mata serta antara alis dan dahi, pipi yang lebih cekung, garis senyum yang semakin dalam, dan elastisitas kulit berkurang,” sambungnya.

Untuk pemilihan produk anti-aging sendiri, sebaiknya pilih yang sesuai jenis kulit atau rekomendasi dokter. Sebab, kini banyak produk anti-aging yang dijual bebas di pasaran.

“Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, berkonsultasi ke dokter sebelum membeli merupakan langkah yang tepat. Umumnya, untuk Anda yang memiliki kulit kering, produk berbentuk krim bisa menjad pilihan tepat. Sementara itu, orang yang memiliki kulit berminyak dapat memilih produk anti-aging dalam bentuk gel atau losion,” paparnya.

Dalam memilih produk anti-aging, terdapat beberapa bahan aktif yang biasa digunakan, antara lain:

– Retinol, bertujuan mengurangi kerutan dan meratakan pigmentasi kulit

– Vitamin C, mengembalikan elastisitas dan hidrasi kulit serta mencerahkan wajah

– Vitamin E, mengembalikan kelembapan kulit agar lebih kenyal, terutama untuk jenis kulit kering

– Asam kojic, mencerahkan kulit dan mengurangi bahaya radiasi sinar UV yang menyebabkan penuaan

Selain produk dengan bahan aktif di atas, tabir surya adalah produk yang tak kalah penting dalam upaya Anda memperlambat terjadinya penuaan. Sebab, kulit yang kerap terpapar sinar matahari akan lebih cepat menua.

Beberapa orang memang menganggap bahwa berbagai produk perawatan kulit bisa merepotkan. Namun, ingat bahwa memperbaiki kulit yang sudah telanjur menua akan lebih sulit ketimbang mencegah tanda penuaan. Untuk itu, jangan malas menggunakan produk anti-aging sejak dini.

Sumber : www.suara.com